KOMPAS.com - Kamis (9/11/2017) pagi, warga Karangasem, Bali dikejutkan dengan gempa sekitar pukul 05.54 WITA. Setelah gempa pertama, terjadi 5 kali gempa susulan hingga pukul 07.00 WITA. Di beberapa ...
KOMPAS.com - Kloning menjadi pilihan yang kerap dipilih sebagian orang untuk "mengembalikan" kehidupan hewan peliharaan kesayangan mereka. Sejauh ini, beberapa hewan yang sudah dikloning adalah anjing ...
KOMPAS.com -- Tanggal 5 Juli 2017 lalu, genap 21 tahun sudah semenjak domba Dolly—mamalia pertama hasil kloning dari sel dewasa, lahir di Roslin Institute, Skotlandia. Domba kloning yang mulanya ...
DISEBUT sebagai negara terbesar kedua penyumbang sampah plastik lautan di dunia, Indonesia memiliki target ambisius untuk mengurangi sampah plastik lautan hingga 70 persen pada tahun 2025. Pemerintah ...
KOMPAS.com - Seperti diberitakan sebelumnya, perusahaan kondom terkemuka asal Jepang - Sagami - mengklaim telah menciptakan kondom tertipis di dunia. Produk yang telah dipasarkan di Indonesia sejak 8 ...
KOMPAS.com - Kanguru merupakan mamalia besar asal Australia yang memiliki kantung untuk membawa anaknya. Selain itu, kanguru juga terkenal dengan lompatannya. Mereka sangat ahli melompat. Dalam sekali ...
Tidak jelas berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengurai produk-produk berbahan poli-stirena seperti styrofoam. Mungkin dibutuhkan ratusan tahun untuk mengurai styrofoam, piring-piring, gelas, dan ...
KOMPAS.com - Kepunahan spesies berada di tingkat mengkhawatirkan. Menurut World Wide Fund for Nature (WWF), setiap tahun ada sekitar 10.000 spesies hilang selamanya dari muka bumi. WWF menyatakan ...
KOMPAS.com - Seorang teknisi software AS Ian Webster, membuat situs web yang memungkinkan pengunjung melihat rupa Bumi sejak 750 tahun lalu hingga masa ini. Peta 3D yang dibuat Ian menunjukkan ...
KOMPAS.com — Stephen Hawking adalah salah satu fisikawan yang berpengaruh di dunia. Alasannya adalah banyak pemikirannya yang "membuka mata" dunia. Pemikiran-pemikiran Hawking mambantu kita ...
KOMPAS.com – Akhir tahun 2016 silam, tepatnya 17-24 Desember 2016, lebih dari 40 orang peneliti diaspora yang mengajar dan meneliti di berbagai negera datang ke acara Visiting World Class Professor.
KOMPAS.com - Sebagian besar ilmuwan percaya bahwa alam semesta terbentu setelah peristiwa Big Bang atau ledakan besar. Saat Big Bang terjadi, semua hal di alam semesta terhampar. Namun, apa yang ...